RSS

Cinta Membuat Hati Untuk Merindumu

Senin, 07 Januari 2013
 
Tulisan ini saya persembahkan untuk anak-anak saya, anak-anak di SDIT sana.
Tepat hari ini, Senin, 07 Januari 2013 terjadwal anak-anak masuk sekolah. Mungkin anak-anak ada yang senang karena sudah rindu dengan temannya untuk bermain bersama ketika bel istirahat tiba atau malah ada yang sedih karena harus berkutat lagi dengan materi pelajaran yang tidak sedikit. Semua itu berbeda. Tetapi bagi saya, hari ini hari di mana saya merasa sedih dan senang. Dua hal yang sangat kontras. Yap saya akan jabarkan sebab dari dua hal yang kontras tersebut. Hari ini saya senang, karena saya mendapatkan kesempatan untuk membagi ilmu saya di tempat bimbingan belajar yang baru. Di lain hal, saya sedih karena tepat hari ini saya sudah tidak mengajar di SDIT tempat saya mengajar dulu, ya di karenakan beberapa hal yang tidak mungkin saya tulis di sini.
Beberapa malam lalu, saya memimpikkan anak-anak didik saya, mereka murid kelas satu. Ibnu Sina, itu nama kelasnya. Mungkin rasa rindu itu kian membuncah dan pada akhirnya timbullah mereka di mimpi saya. Tak pernah terduga hingga sebegitunya. Masya Allah, bunda rindu, nak. Rindu kalian. Raihan yang aktif dan cerdas, hanan yang pendiam, sean yang kritis, nawra yang manis, ahh semuanya saya rindu. (tuh kan jadi nangis beneran) :'(
Pagi ini sekitar pukul 07.00 saya sudah terpikirk anak-anak didik saya di sana, "Sedang apa ya mereka?", "mereka kaget gak ya dengan pergantian guru mereka?", "mudah-mudahan mereka nyaman dengan guru yang baru". 
Masih banyak orang tua murid yang sms saya untuk sekedar menitipkan amanah catering anak-anaknya, menanyakan pulang sekolah jam berapa atau bahkan sms izin tidak masuk sekolah karena anaknya sakit. Pada saat itulah saya memohon izin dan maaf karena saya sudah tidak bisa mengajar di sana lagi, mendidik anak-anak mereka lagi. Dan memohon maaf jika selama saya mengajar anak mereka, mungkin saya banyak melakukan kesalahan. Beberapa orang tua murid membalas sms nya..
"oh malahan saya yang minta maaf sama ibu nurul. Ibu nurul kayaknya bank syariah mandiri lagi buka lowongan pekerjaan. sekarang ibu nurul kerja di mana, saya doain semoga ibu nurul selalu dalam lindungan Allah, aamiin. Saya harap silaturrahmi saya dan ibu nurul tetap terjaga. Doain alba supaya bisa menjadi tahfizh dan anak yang sholih. kalai ibu nurul sudah dapat kerjaan baru jangan lupa kuliah S2. Kalau menikah jangan lupa undang saya." (mama Alba)

"sama-sama, saya juga minta maaf dan banyak terima kasih sudah mendidik raihan dengan sabar." (mama Raihan)

Sedih, sangat sedih. Menangis? yaa benar saya menangis, saya rindu anak-anak saya di sana. Walau mereka hanya anak didik saya, tetapi rasa sayang ini tidak bisa dielakkan lagi hingga timbul rasa rindu ingin bertemu.

Setelah pulang sekolah usai sekitar pukul 14.00 (waktu saya sedang mengajar di bimbel yang baru), saya semakin banyak mendapatkan sms dari orang tua murid....

"saya sedih ibu kenapa keluar dari sekolah. Padahal anak saya udah mulai pintar baca dari ibu. Tadi saya kaget banget dan saya juga nggak percaya kalau ibu keluar. Saya jadi sedih banget, terus anak saya banyak tanya, "Bunda nurul kenapa keluar, ativa maunya sama bunda nurul karena bunda sudah baik banget sama Ativa", kata anak saya gitu. Kan kasihan bu Ativa ditinggalin, soalnya yang ngerti sama sifat Ativa cuma bunda nurul. Bu, saya mohon sama ibu balik lagi bu ke sekolah. Ngajar lagi di sdit, anak-anak juga sedih ditinggal sama ibu." (mama Ativa)

"Assalaam..bunda apa kabarnya nih? kata Jihan, bunda nurul nggak ngajar lagi ya, emang kenapa bunda kok tanpa sepengetahuan orang tua murid sih bun? Terus terang saja, saya keberatan bunda ninggalin anak-anak begitu. Kalau memang bunda mau mengundurkan diri kenapatidak habis kenaikan kelas saja bun kok mendadak begitu sih bun?" (mama Jihan)

Dan masih banyak sms-sms yang lain dari orang tua murid, ada juga yang telepon langsung ke saya waktu saya sedang mengajar di Bimbel. :'(
Yang pasti saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak di sana, mungkin saya telah banyak mendzalimi mereka semua. 

Teruntuk anak-anakku, Bunda rindu kalian, Nak. Rindu sekali. Sering air mata ini menetes ketika terpikir kalian. Tingkah kalian di kelas, cerewetnya kalian ketika hendak bermain, kritisnya kalian ketika bertanya, lucunya kalian ketika kita bersama-sama bermain games di kelas. Semoga kalian semakin cerdas nan sholih. Tetap semangat mengejar 'ilmu dengan kondisi yang baru ya. :')

Aktivasi Blog

Temans, Apa kabar? Sudah lama sekali blog ini menghilang dari peredaran di dunia maya. Sepertinya saya tidak ada space waktu untuk menulis (halah bohong banget). Semua karena ketidakproduktifan sang penulis sendiri, yaitu saya. Padahal banyak sekali inspirasi yang terbesit sejenak. Tetapi entah mengapa jari-jemari ini sering menunjukkan indikasi "tidak mood" untuk menulis. 

Oia, ini sudah tahun 2013 lho. Teman-teman sudah merencanakan apa saja di tahun ini? Kalau saya sih buanyak, sampai tidak terhitung (padahal bohong :D). Yang pasti banyak plan di tahun ini. Salah satunya masuk di program tahfizh di ma'had. Semoga segera, sambil menyicil-nyicil dari sekarang. Ngomong-ngomong ma'had, Alhamdulillaah Allah perkenankan saya untuk lulus ke level yang lebih tinggi.Semoga keistiqamahan mengiringi saya dan teman-teman yang sedang berjuang di ma'had hingga program tahfizh selesai. (tak ada kata selesai untuk belajar dan menuntut 'ilmu ya)

Ok kembali ke topik. Jadi intinya, saya ini sebenarnya sedang tidak mood menulis malam ini. Tapi yasudahlah untuk mengaktifkan blog saya ini akhirnya saya otak-atik, iseng-iseng mengisi waktu untuk menulis walaupun konsep penulisannyapun tidak jelas. hihihi :D

Mudah-mudahan blog ini tidak "pingsan" lagi untuk kedepannya. aamiin. ^_^

Kritis Itu Perlu

teman-teman rasanya hati lagi emosi tingkat tinggi nih, Di karenakan ada beberapa hal yang membuat emosi. Salah satunya yaitu ruang keputrian kampus mau ditiadakan sama wakil dekan 2 yang baru. Alasannya karena ruangan itu sudah tidak terpakai dan akan dialihkan ke fakultas lain. Ibu, mohon perhatian bu..ruangan itu bocor, kami sudah mengajukan perbaikan ruangan tetapi kenapatidak ada tindak lanjutnya sama sekali? bagaimana kami ingin menggunakan ruangan itu kalau ruangan itu tidak mendapat perhatian khusus dari para pejabat fakultas? Baru terlihat birokrasi kampus yang semrawut. Sayang tadi tidak sempat bertemu dengan wakil dekan 2 nya. Andai saya bisa bertemu, saya akan vokal di sana menuntut ketidakadilan beliau. Mungkin besok saya akan bertemu beliau. Saya akan coba suarakan saran dari teman-teman semua. Adik-adik, lihatlah! Apakah kalian tinggal diam melihat ketidakadilan ini? di bilang begini manut, dibilang begitu manut. Berontak teman-teman, berontaklah. Semakin kecil ruang lingkup syi'ar islam di kampus. Masya Allah. Masih ada waktu untuk memperjuangkan apa yang patut untuk diperjuangkan.

Entahlah

Entahlah teman-teman rasanya beberapa hari terakhir hati ini gak karuan rasanya. Nano-nano. Asin, asam, manis. Ahh tak tahulah....Saya juga bingung mengartikannya seperti apa..rasanya ingin teriak saja..
Memang hanya Allah yang Maha membolak-balikan hati hambanya.. Minta saja kepadaNYA tuk bisa menjaga keistiqamahan setiap hati-hati kita.. Semoga hati kita selalu terpaut kepada yang memiliki hati ini... (mulai gak jelas gara-gara habis nyari tempat fotocopyan jauh banget sampai daerah pasar minggu)
ahhh gak tauuu lah pokoknya lagi gak jelas gini..

Mulailah Dari Nol

Teman-teman pernah merasakan rasanya berusaha sekuat tenaga untuk mencapai puncak setinggi-tingginya?
Apalagi semua bermula dari nol. Akan terasa berat melewati setiap pendakiannya. Yakin, semua yang kita lakukan dari nol, akan berbuah manis ketika kita bisa sekuat tenaga kita untuk mencapai puncak tertinggi. Entah dari berbagai sisi, bisa bisnis, pekerjaan, kuliah, atau hal yang lainnya. Mulailah dari nol dan pastikan setiap pendakian selalu menambah satu jejak untuk menuju ke puncak tertingginya. Semua akan terasa indah jika kita lakukan semuanya dengan optimal. Kerahkan setiap tenaga yang kita punya. Semangat!

Trainer Wanna Be!

Apa yang teman-teman pikirkan ketika saya mengucapkan kata "trainer"?
wah pasti beragam jawaban yang teman-teman akan katakan, ya kan? :D
yang pasti menurut saya, trainer itu orang yang keren, bisa menginspirasi, bisa menjadi orang yang berpengaruh bagi yang lain, bisa berbagi ilmu lewat cara-caranya yang keren. (lha ini banyak banget ya jawabannya). Itu kan hanya menurut pendapat saya saja :P

Saya sangat tertarik dengan dunia trainer, oleh karena itu tahun lalu saya ingat sekali ketika ada pendaftaran untuk pelatihan trainer di lembaga training, saya orang yang paling semangat untuk segera mendaftarkan diri. Waktu itu saya ingat sekali, mendaftar bersama teman seangkatan di SMK saya dulu, namanya Julia. Setelah daftar, wah ternyata dapat panggilan tes nih. Di sms itu dijelaskan bahwa harus menyiapkan slide presentasi (bebas materinya mau apa aja). Nah, di tes itu ada 2 tes, tes wawancara dan tes training (di tes training ini, ada 2 juri yang menilai saya dan anggaplah saya adalah seorang trainer). Jadi waktu tes training itu, saya benar-benar berbicara layaknya sedang mengisi training dengan slide yang sudah saya buat, dilihat oleh puluhan peserta lainnya. Mantappp! Padahal tangan gemetaran, jantung berdetak lebih kencang, dan tangan sampai dingin. Haha efek nervous itu luar biasa ternyata. Untungnya tidak sampai pingsan waktu itu. :D Tapi alhamdulillah saya lolos seleksi, padahal itu ada ratusan yang daftar lho. Dan dari ratusan orang itu yang dipilih hanya 30 orang saja. -_-

Dan alhamdulillaah sekarang saya sedang menjalani pelatihan itu efektif selama 2 bulan. Nah, sisa 2 kali pertemuan lagi nih. Di sana bahas banyak materi yang seru, coach yang asik, dan hal-hal seru lainnya!
Banyak dapat teman baru dari kampus-kampus lainnya. Yang lebih serunya, setiap selesai pertemuan pasti ada "hidangan" dari abah (pak iwan - pembinanya lembaga training kami). Hidangannya berupa shirah-shirah rasulullaah dan para sahabat, kadang membahas tafsir Al Qur'an, de el el. Dan hari ini membahas tentang Dajjal. WOW banget kan. Beliau memaparkan konspirasi yang terjadi antara yahudi dan israel dengan negara-negara lainnya. Pas pak iwan bahas materi itu, semua terdiam, kadang ada yang nyeletuk "WOW" atau "Subhanallah", atau yang lainnya. Mantap dan serulah pokoknya. Saya yakin, yang ikut acara ini adalah orang-orang pilihan. Ayo Nurul, serius tekuni dunia ini. ^^b

Ingat...dreams will be come true.. ^_^

Kebaikan di Tengah Rintik Hujan

Ada seseorang muncul tiba-tiba. Ia baik hatinya. Mempersilahkan apa yang harus dipersilahkan. Memuliakan apa yang harus dimuliakan. Di saat rintik hujan mulai mereda perlahan.
Siapapun Anda, di manapun anda berada, semoga keberkahan selalu turun atas Anda karena kebaikan anda dan semoga kebaikan Anda dibalas dengan yang lebih baik oleh Allah. Jazaakallaahu khoir. :)

Hai Mujahid Muda

Seperti biasa, lagi ingin menulis. Apapun yang bisa ditulis, saya coba untuk menuliskannya. Beberapa hari lalu, saya berpikir untuk mengajarkan anak-anak murid saya belajar bernasyid. Tahukah lagu apa yang saya ajarkan? ya sesuai dengan judulnya, "Hai Mujahid Muda"nya Izzatul Islam. Mulailah saya menulis lirik lagu tersebut di papan tulis. Waaaa subhanallaah merekaaa sebegitu semangaattt sekali memperhatikan saya dengan seksama selama saya melantunkan lagu tersebut. Tidak lama kemudian, mereka mulai mengikuti nada-nadanya. Walaupun masih ada yang bingung karena ada beberapa lirik yang harus dibaca secara cepat, karena beberapa dari mereka masih ada yang belum bisa membaca dengan lancar.

Berikut lirik lagunya...

Hai Mujahid Muda by Izzatul Islam

Hai mujahid muda
maju kehadapan
sibakkan penghalang
satukan tujuan
kibarkan panji Islam dalam satu barisan
Bersama berjuang kita junjung keadilan

Jangan bimbang ragu
Tetaplah melaju
Hapus bayang semu
Di lubuk hatimu
Bergerak kedepan bagai gelombang samudra
Lantakkan tirani runtuhkan angkara murka

Majulah wahai mujahid muda
Dalam satu cita tegak keadilan
Singkirkan batas satukan kata
Kebangkitan Islam telah datang

Kereeenn kan lirik nasyidnya?
Nah yang lebih kerennya lagi, setelah anak-anak murid saya menyanyikan nasyid itu, saya menyuruh mereka takbir.. Waaaa ciyusaaannn suara takbir mereka menggema di seluruh ruang kelas, malah hingga keluar kelas.. My students are my hero! ^^

Manajemen Hati Pra Nikah

dakwatuna.com - Tulisan ini saya abadikan saat saya mengikuti seminar tentang persiapan pra-nikah khusus untuk akhwat yang dilaksanakan oleh LDF di kampus saya. Materinya tentang Tips dan Trik Menangani Cinta oleh Ustadz Salim A. Fillah. Saya mencoba merangkum ucapan-ucapan ustadz Salim dan menuliskan nya dengan bahasa khas saya sendiri.
Sudah tidak asing lagi jika akhwat-akhwat seusia saya, yang sering disebut kepala dua, membicarakan hal-hal berbau pernikahan. Mungkin sebagian orang berpendapat hal tersebut adalah hal yang berbau galau. Ya, galau memang jika hanya dihabiskan untuk berkhayal yang indah-indah tentang pernikahan, mengkhayalkan akankah pernikahan kita indah seperti cerita di dongeng-dongeng jadul? Atau menggalaukan siapakah ikhwan yang beruntung mendapatkan kita nanti??
Tak ada habisnya memang jika kita membicarakan tentang pernikahan dan tentang bagaimana cara menangani cinta dengan elegan sebelum waktu pernikahan itu datang. Membahas, mempelajari, dan mencari tahu ilmu tentang pernikahan itu perlu. Sangat perlu bahkan. Karena akan sangat berat rasanya pernikahan bila kita memasukinya tanpa ilmu, tanpa persiapan ruhiyah yang baik. Akan banyak konflik ke depannya seindah apapun hubungan pernikahan itu di awal, karena kita tidak menjalin hubungan dengan malaikat yang tanpa dosa, melainkan kita menjalin hubungan dengan manusia, yang tidak sempurna, yang penuh khilaf.
Pernikahan itu bukanlah untuk digalaukan, bukan pula tabu untuk dibicarakan meski kebanyakan orang berpendapat masih terlalu dini bicara pernikahan. Justru sebelum ke sana, kita (terutama akhwat) harus banyak persiapan, mulai dari persiapan yang sepele, sampai ke persiapan-persiapan krusial. Saat akhwat beranjak baligh, orang tua harus memaparkan tentang bagaimana seharusnya akhwat bersikap, berfikir dan bertindak. Mulai dari cara akhwat berpakaian, cara bergaul dengan lawan jenis, cara akhwat bersikap kepada orang tuanya, dan hal-hal lain yang dapat “mempercantik” pribadi akhwat. Semua dibingkai dalam nuansa Islami. Memantapkan hati akhwat untuk bersungguh-sungguh mencintai Allah, bersungguh-sungguh mencintai Rasul-Nya.
Saat hati ini telah mantap dengan segala ketentuan Allah, tentunya akan mudah bagi akhwat untuk menerima segala ketentuan yang telah Allah tetapkan. Ingat, yang punya hati itu Allah, yang punya jodoh itu Allah, dan yang membolak-balikkan hati itu Allah. Sesuai dengan janji Allah, jodoh kita adalah cerminan diri kita. Jika kita baik Insya Allah akan dipasangkan dengan yang baik, begitu pula sebaliknya. Percayalah, janji Allah adalah sepasti-pastinya janji. Ini merupakan fase menata hati. Di mana kita yakin bahwa sebenarnya pasangan kita itu sudah ada, tinggal bagaimana cara Allah memberikannya kepada kita. Mau Allah menyodorkan nya baik-baik dan penuh cinta atau malah Allah marah dan melemparnya, kemudian berpaling muka dari kita. Saat hati ini sudah tertata dengan baik, Insya Allah kita tidak akan salah pilih, tidak akan terjerat dalam cinta lokasi yang semu dalam proses penantian jodoh kita.
Selain persiapan hati, persiapan yang lain yang tidak kalah penting adalah persiapan ILMU. Apakah kita punya ilmu untuk mencintai pasangan kita nanti? Bagaimana cara kita mengekspresikan cinta nanti? Karena cara dicintai yang dibutuhkan ikhwan atau akhwat itu berbeda. Misalnya ilmu dalam menangani masalah nanti di pernikahan. Saat akhwat harus mengupas semua masalah dan berbelit-belit, ternyata dihadapkan dengan pemikiran suami yang simple dan fokus, cenderung menyepelekan semua masalah. Saat akhwat menangis ketika ada masalah berat, dihadapkan dengan suami yang tidak mengerti esensi menangis ketika tertimpa masalah, toh masalah tidak akan selesai dengan menangis. Ketika akhwat cenderung mengedepan kan perasaannya, dihadapkan dengan suami yang lebih mengedepankan logika. Belum lagi jika masalah itu merupakan masalah berat, dan tidak ada kecocokan antara akhwat dan suaminya dalam menanggapi masalah tersebut dengan cara yang bijak. Maka, akan sangat berat jikalah hanya CINTA yang kita andalkan.
Akhwat, persiapan pernikahan tidak hanya terfokus pada persiapan resepsi seperti kebanyakan orang memaknainya. Proses persiapan menuju ke sana itu panjang. Bahkan meski kelak kita telah menikah pun, akan banyak lagi persiapan-persiapan yang harus kita pelajari, salah satunya bagaimana cara akhwat menangani cintai itu. Memposisikan cinta terhadap Allah sebagai sumber utama cinta itu. Mengusahakan bahwa tidak ada cinta yang lebih hebat melebihi cinta kita terhadap Allah. Persiapan tersebut akan lebih mudah kita laksanakan dengan ridha terhadap apapun ketentuan Allah.
Terkadang hati ini lemah, jatuh cinta sebelum waktunya, menyimpan cinta itu sendiri dan berharap Fulan akan menjadi suami kita kelak. Lupa bahwa ada kuasa lain selain kuasa kita yang lemah dan tak berdaya, lupa bahwa Allah yang Maha Menentukan. Ketika fakta tidak mendukung untuk terwujudnya mimpi-mimpi itu, akan hanya ada rasa kecewa dan hampa.
Tata lah hati ini dengan seindah-indahnya penataan hati. Tak salah jika rasa cinta terhadap seseorang kadang menghampiri hati kita. Akan tetapi, tanamkan bahwa tak salah pula kita membangun cinta dengan seseorang yang lain nantinya. Artinya, belum tentu yang dicintai dalam diam itu adalah jodoh kita, Allah yang Maha Mengetahui. Persiapkan saja apa yang harus dipersiapkan, untuk hasil percayakan pada Allah yang Maha Pemberi sebaik-baiknya hasil. “Ya Allah, ya Tuhan-Ku, sesungguhnya aku minta kebaikan dalan urusanku dengan ilmu-Mu”.

Sumber: dakwatuna

Program Tahsin

Di buka kelas Program Tahsin
(Belajar membaca Al Qur'an)
Rabu, 14 November 2012
Jam : 16.00 s.d. selesai
Tempat : Ruang UKM SKI
Gd. Pusat Kegiatan Mahasiswa
It's for woman only! ^^

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al Qur'an dan mengajarkannya" (HR Bukhari)

CP : Nurul 085710120243
        Alin 0818810120

Be there, temans! :D
 
 
Sambil ngajak nambah pahala sambil promosih..
ini design pertama buatan saya lhoohhhhhhh (jadi harus bilang WOW gituuuu?? -__-) 
Ahh not bad lah yaaa design nya.. (memuji diri sendiri,hoho)